| 
  • If you are citizen of an European Union member nation, you may not use this service unless you are at least 16 years old.

  • Get control of your email attachments. Connect all your Gmail accounts and in less than 2 minutes, Dokkio will automatically organize your file attachments. You can also connect Dokkio to Drive, Dropbox, and Slack. Sign up for free.

View
 

Pengobatan Tradisional Kanker Serviks Stadium 2 Mujarab

Page history last edited by herbal234 4 years ago

Kanker Serviks

 

Pengobatan Tradisional Kanker Serviks Stadium 2 Mujarab ___Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim yang dimulai pada lapisan serviks.

 

Kanker serviks terbentuk sangat perlahan, dan dapat terjadi bertahun-tahun dan terdeteksi awalnya dari kelainan pada sel sel serviks, yang disebut displasia melalui tes Pap smear. 

 

Leher rahim (serviks) adalah bagian bawah uterus (rahim). Rahim memiliki 2 bagian. Bagian atas, disebut tubuh rahim, adalah tempat di mana bayi tumbuh. Leher rahim, di bagian bawah, menghubungkan tubuh rahim ke vagina, atau disebut juga jalan lahir. [Baca: Pengobatan Tradisional Kanker Serviks Stadium 2]

 

Kanker serviks ada 2 jenis. Jenis paling umum (80-90%) adalah karsinoma sel skuamosa, dan sisanya adalah tipe adenokarsinoma (dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir). Jenis lainnya (seperti melanoma, sarkoma, dan limfoma) yang paling sering terjadi di bagian lain dari tubuh. Dokter akan menjelaskan jenis kanker serviks yang Anda miliki.

 

Berapa banyak wanita terkena kanker serviks ?

 

Jumlah prevalensi wanita pengidap kanker serviks di Indonesia terbilang cukup besar. Setiap hari, ditemukan 40-45 kasus baru dengan jumlah kematian mencapai 20-25 orang. Sementara jumlah wanita yang berisiko mengidap kanker serviks mencapai 48 juta orang. Dokter Laila Nuranna SpOG(K), Kepala Divisi Onkologi Ginekologi Obstetri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar kasus kanker serviks yang terdeteksi di rumah sakit sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati. "Jika kanker ditemukan lebih dini, penanganannya akan lebih mudah dan tingkat harapan hidup lebih besar," katanya saat Diskusi Kampanye dan Upaya Penanganan Kanker Serviks di Hotel Lumire Jakarta, Senin 12 April 2010.

 

Kanker serviks non-invasif prevalensi kejadiannya adalah sekitar 4 kali lebih umum daripada jenis kanker serviks yang invasif. Pengobatan kanker serviks pada tahap awal/dii, peluang kesembuhannya besar.

 

Kanker serviks cenderung terjadi pada wanita paruh baya. Kebanyakan kasus ditemukan pada wanita yang dibawah 50 tahun. Ini jarang terjadi pada wanita muda (usia 20 tahunan). Banyak wanita tidak tahu bahwa ketika lanjut usia, mereka masih beresiko terkena kanker serviks. Itulah sebabnya penting bagi wanita berusia diatas 40 tahun untuk menjalani tes Pap smear secara teratur.

 

Stadium Kanker Serviks

 

1. Stadium 0 : tahap ini biasanya disebut sebagai karsinoma in situ. Ini merupakan indikasi dari kanker serviks non - invasif.Pada tahap ini, sel-sel hanya ditemukan pada permukaan leher rahim, dan karena sel-sel belum menyebar maka lebih mudah untuk diobati.

 

2. Tahap 1 : Di sini sel-sel kanker telah menyebar di luar permukaan serviks dan telah menginvasi seluruh serviks, tetapi mereka belum menyebar ke luar leher rahim. Pada tahap ini, kanker tidak dapat dilihat oleh mata telanjang dan tergantung pada ukuran tumor.

 

3. Tahap 2 : Ini adalah tahap ketika sel telah menyebar di luar serviks tetapi masih terbatas dalam area panggul. Pada tahap ini, sel-sel kanker mungkin telah menyebar ke dua pertiga dari vagina tetapi mungkin atau mungkin tidak menutupi jaringan di sekitar rahim.

 

4. Tahap 3 : Pada tahap ini, sel-sel kanker telah menyebar ke sepertiga bagian bawah vagina, mungkin juga telah menyebar ke dinding panggul dan mungkin telah menyebabkan kerusakan ginjal. Pada tahap ini, tumor mungkin telah menjadi cukup besar untuk menghalangi aliran urin dari ginjal ke kandung kemih, yang menyebabkan kerusakan pada ginjal.

 

5. Tahap 4 : Ini adalah tahap yang paling berbahaya dan akhir kanker serviks. Di sini, sel-sel kanker telah menyebar ke seluruh bagian tubuh lainnya. Mereka sel mungkin telah menyebar ke organ sekitar leher rahim seperti kandung kemih dan rektum, sel mungkin juga menyebar ke organ jauh seperti paru-paru.

 

Dengan adanya perkembangan terkini terhadap vaksin inovatif untuk melindungi dari infeksi HPV onkogenik, vaksinasi melawan kanker serviks akan menjadi kenyataan.*** Terdapat vaksin yang menargetkan HPV 16 dan HPV 18 yang mampu mencegah 70 % kanker serviks.

 

Bagi Anda yang sedang mencari obat kanker serviks, silahkan kunjungi: http://greatbritishbeef.net/pengobatan-tradisional-kanker-serviks-stadium-2.html

Comments (0)

You don't have permission to comment on this page.